Hasta Padang-Himpunan Alumni Sekolah Teknologi dan Analis Padang

Who's Online

We have 22 guests online

Polls

Apakah Milis Hasta Padang Perlu ada aturan agar lebih tertib atau tidak
 

Total Users

270 registered
0 today
0 this week
14 this month
Last: sulaiman
Home
Gara-Gara Selang Oxygen PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Hendrizal Yandi   
Wednesday, 06 June 2007
Nenek Ani dirawat di rumah sakit. Menurut dokter, asmanya sudah semakin
parah hingga perlu dipasang saluran oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak
bicara   
Nenek Ani dirawat di rumah sakit. Menurut dokter, asmanya sudah semakin
parah hingga perlu dipasang saluran oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak
bicara . Dikira sudah menjelang ajal, anaknya memanggilkan Pak Mudhin (tukang do'a) agar di doakan.
Sedang asyik Pak Mudhin berdoa, tiba-tiba muka nenek Ani berubah membiru seolah-olah tidak
bernafas. Tangannya menggigil. Dengan menggunakan bahasa isyarat nenek Ani minta diambilkan kertas dan alat tulis. Sisa-sisa tenaga yang ada digunakan oleh nenek Ani untuk menulis sesuatu dan memberi kertas tersebut kepada PakMudhin.

Sambil terus berdoa Pak Mudhin langsung menyimpan kertas tersebut tanpa membacanya kerana pikirnya dia tidak sanggup membaca surat wasiat tersebut didepan Ani.
Tak lama kemudian nenek Ani meninggal dunia. Pada hari ketujuh meninggalnya nenek Ani, Pak Mudhin diundang untuk datang kerumah Ani.

Selesai memimpin do'a, Pak Mudhin berbicara, "Saudara-saudara sekalian, ini ada surat wasiat dari almarhum nenek Ani yang belum sempat saya sampaikan,yang pasti nasehat untuk anak cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya".

Pak Mudhin membaca surat tersebut, yang ternyata berbunyi :

"MUDHIN JANGAN BERDIRI DISITU...! JANGAN INJAK SELANG OKSIGEN AKU.....!"


< Prev   Next >

Update News

Powered By Our Members (c) ALI UNAN 2004